Badan Hukum Dan Etika
Jl.Yos Sudarso Km. 8 Rumbai - Pekanbaru - www.bhe.unilak.ac.id
  Pengumuman /BHE Unilak
1  Sabtu,18 Januari 2014
PENGUMUMAN IT KOMPETITIF
3  Sabtu,18 Januari 2014
Pengumuman hasil Pretest IT Kompetitif IP
4  Sabtu,18 Januari 2014
Pelaksanaan Sosialisasi PKL D3 PII
  STATISTIK /BHE Unilak
  • Dikunjungi oleh : 21446 user
  • IP address : 54.144.75.212
  • OS : Unknown Platform
  • Browser :
  • Beranda
  • NSA baca 200 juta SMS di seluruh dunia tiap harinya
NSA baca 200 juta SMS di seluruh dunia tiap harinya

Jumat,17 Januari 2014

Merdeka.com - Segala cara digunakan NSA untuk menguntit siapapun yang dikehendakinya. Hal ini termasuk dengan menyadap 200 juta SMS per harinya yang beredar di dunia lewat program Dishfire.

Seperti yang dilansir oleh Mashable (16/1), menurut laporan yang diungkap oleh The Guardian, disebutkan bahwa agensi mata-mata Amerika Serikat ini mengumpulkan pesan tersebut untuk membongkar berbagai data personal dari orang yang ingin disadapnya. Berbagai data seperti lokasi, aktivitas keuangan, dan detail kontak pribadi dari sang pengirim dan penerima SMS berhasil dicuri berkat aksi ini.

NSA sendiri menganggap bahwa SMS merupakan ladang emas yang tidak boleh disia-siakan. Hal ini dikarenakan penggunaan SMS di dunia makin meningkat dan isi SMS kebanyakan selalu padat dan kaya.

Oleh karenanya, NSA kemudian serius untuk membaca banyak sekali SMS yang dikirimkan pengguna ponsel tiap harinya. Bahkan, menurut laporan dari James Ball, editor The Guardian, pada suatu hari di April 2011, NSA dilaporkan membaca setidaknya 194 juta SMS yang terkirim pada hari itu.

Data ini sendiri ternyata juga bisa diakses oleh agensi mata-mata lain yang jadi sekutu Amerika Serikat. Nama agensi yang ketahuan ikut membaca data SMS tersebut adalah GCHQ Inggris.

Menanggapi hal ini, GCHQ masih tidak mau berkomentar. "Semua yang kami lakukan tidak bertentangan dengan hukum," kilah juru bicara GCHQ.